Thursday, May 19, 2011

Hidup bersama NSG STAR (Catatan kecil dari Tim Manajemen)

Setiap pagi, setiap siang, dan setiap hari. Kemanapun aku pergi. Dimanapun kami berada. Di pagi hari di dalam kamar, atau di siang hari yang macet di jalanan... Selalu NSG STAR yang ada di pikiran kami. Saat ini cuma saya dan tim manajemen yang paling tau, seperti apa satu per satu dari keempat orang anggotanya; Surya Lee, Gege, Rian dan Anggara. Karena kami hidup bersama, tinggal dalam satu atap, 5 malam 6 hari setiap minggunya. Mereka memang saat ini sedang dikarantina, bersama dengan tim manajemen dalam satu atap.

Tidak mudah membangun chemistry. Sementara keempat personil ini memiliki kepribadian yang sangat berbeda. Latar belakang kebudayaan yang dimiliki oleh keempatnya saja sebagai contohnya; Surya Lee - Medan, Gege - Flores, Rian - Jakarta, Anggara - Garut, sudah membuat keempatnya punya pergesekan kultur. Belum lagi perbedaan agama; Surya Lee - Budha, Gege - Katolik, Rian & Anggara - Islam, yang saat ini di Indonesia sendiri punya friksi yang memprihatinkan, membuat Tim Manajemen awalnya khawatir untuk menyatukan mereka dibawah satu atap.

Tapi ternyata semua kekhawatiran itu sia-sia. Pepatah Jawa bilang begini; witing tresno jalaran soko kulino, yang artinya kira-kira: Cinta datang karena terbiasa. Rasa-rasanya pepatah ini lah yang tepat untuk melukiskan bagaimana situasi saat ini begitu aku dan tim manajemen hidup bersama NSG STAR. Rasa toleransi yang sangat tinggi sangat terasa, bahkan lebih terasa kasih sayang dan persahabatan yang kental diantara mereka berempat. Perbedaan itu tetap ada, tapi disini, di bawah atap ini, perbedaan-perbedaan itu adalah kekayaan, keindahan dan persatuan.

Ada banyak suka-duka dari proses karantina ini. Tapi lebih banyak sukanya daripada dukanya. Rian - yang paling kecil, sering jadi "bahan" buat "Abang-abang"-nya. Seperti bagaimana dia selalu merayu Surya Lee dan Anggara untuk mengantar dia naik mobil untuk kuliah pagi-pagi. Atau ketika Gege diajari menyupir mobil (Gege pecinta motor, tapi itu karena dia belum bisa nyupir mobil :p). Atau ketika selesai latihan di malam hari, Rian mandi, lalu "Abang-abang"-nya sengaja mematikan lampu lalu Ariko dari tim manajemen sengaja menunggu sambil berdiri di depan kamar mandi sambil pakai selimut menutupi tubuhnya. Atau ketika latihan malam-malam dan Anggara melihat "penampakan"...  Momen-momen yang sangat menyentuh datang silih berganti. Seperti ketika anak-anak kecil seumuran 8-10 tahun di komplek ini mulai sering memanggil-manggil setiap sore di depan rumah karantina dan mengajak Gege, Surya Lee, Anggara dan Rian bermain basket, berenang atau menari bersama-sama... Momen-momen ini yang ingin sekali kami tunjukkan pada para Superstar begitu waktunya tiba.

Tetaplah bersama kami, Superstar.
INDONESIA STAND UP!

LPW

From : Facebook NSG Star

2 comment:

sekar said...

Jia you NSG STAR!!!
makin bangga jadi Superstar ^^
#Indonesiastandup

Anonymous said...

saya awalnya benci boyband indonesia
tpi yang 1 ini aku rasa beda skali
smoga dengen menjadi superstar saya bisa jd superstar beneran

Post a Comment

Opinion


Makasih ya udah mampir ^_^
online counter

About Me

My Photo
Superstar
Keajaiban akan datang pada mereka yang mempercayainnya.
View my complete profile